Suatu ketika aku blogwalking. Aku ngebaca suatu artikel yang bagus tentang kisah seseorang yang memohon kepada Allah agar dirinya bisa makan dua roti tiap harinya, karena pada kenyataannya ia miskin banget. Dia yakin kalau doanya terkabul, ia akan merasa bahagia. Akan tetapi apa yang terjadi setelah ia berdoa? Ternyata, seminggu kemudian ia masuk penjara karena ada salah tuduhan namun ia tak bisa mengelak, nah loh? apakah ini adalah hasil dari doanya selama ini? mengapa malah menjadi lebih runyam? Usut punya usut di penjara itu setiap narapidana akan diberi dua roti setiap harinya! wah wah wah. Ini kisah pertama.
Kisah kedua, tentang seorang gadis cantik yang sedang gencar menggapai impiannya untuk duduk di bangku kuliah. Dia adalah kakak kelasku. Dia merasa kalau ia mempunyai chemistry dengan kota Yogyakata tapi dalam hatinya ia ingin masuk UGM. Ia rajin berdoa tapi ia hanya menyebut,"semoga kuliah di Jogja, ya Allah".. terus..dan terus begitu dalam berdoa tanpa ia menyebutkan ia ingin kuliah di UGM. Ternyata jawaban dari doanya ia keterima di UII bukan UGM. Iyasih kuliah di Jogja tapi bukan di universitas yang ia inginkan. Padahal dalam akademik kakak kelasku ini patutlah diacungi jempol. Akhirnya dengan legowo ia tetep nerima dan alhamdulillah dia dapet beasiswa sekaligus exchange student ke Jepang atau Australia (rahasia Allah, siapa yang tahu ya?). Ia berpesan kepada kami yang masih unyu-unyu ini supaya berdoa dengan bayangan, doa itu akan menjadi kenyataan. Misalnya ingin kuliah di FK UI, doanya bisa begini: "ya Allah aku ingin kuliah di UI, di FKnya, jurusannya kedokteran, ya Allah bukan Kedokteran gigi, tahun 2013 ya Allah (abis SMA langsung masuk) sekalian kalo mau ditambahin ya Allah kalo ada yang kece semoga naksir saya! hehehe, yang kecenya itu kaya gimana? haha udah ga usah diterusin itu kan sesuai selera masing-masing. Yang jelas kalau kuliah harus terus fokus karena kita sebagai pemuda Indonesia akan menjadi Agen Perubah Bangsa kedepannya. Amin.
" Ya Allah selamatkan dan mudahkan kami dalam menapaki jalan ini yaitu jalan menuju kapada-Mu. Janganlah Kau biarkan kami lelah dan terlarut dalam prahara dunia ini karena sungguh alam akhirat yang kami ketahui ghoib itulah yang sebenarnya nyata dan kekal. Janganlah Engkau biarkan kami tersesat pada kesenangan sesaat di dunia karena mata kami yang sangat terbatas yang tidak dapat melihat syaitan yang terkutuk yang sedang dan gencar membisikkan nafsu duniawi agar manusia mengikuti jalannya. Bahkan setan berkata:
" Jika tidak ada nabi Muhammad di dunia ini maka manusia akan ikut ke jalanku hingga tidak tersisa satupun."