"Mahasiswa/i,, jangan kau benci ilmu politik,, tapi pelajarilah..kelak masuklah dalam sistem meski sejuta cela tak kan henti menghujanimu.. karena, menyalakan lilin lebih baik daripada seribu kali mengutuki kegelapan,, hati-hatilah "nasehat-nasehat" yang membuatmu kerdil bahwa engkau hanya perlu belajar pelajaran kuliah saja , think BIG..! orang-orang yang menasehatimu itu hanya takut kelak kekuasaan yang mengkarat di negeri ini kau bersihkan dengan islammu dan ilmumu.. lantas siapa yang kau "bolehkan" berpolitik?hanya "orang-orang oportunis"kah yang kau izinkan berpolitik?? Ya Robbana..alangkah lemahnya islam di negeri ini,, jika semua berfikir demikian selalu,, kelak tak hanya politik, juga media, ekonomi, sosial, budaya.. oleh karenanya: dalami dan pahami Islam terus dan terus... hingga engkau percaya diri dengan Islammu! PERCAYA DIRI DENGAN ISLAMmu..!! sebab akar permasalahan adalah orang Islam seringkali merasa rendah diri menunjukkan keIslamannya!!#trust it,, seringkali kita menghukumi org menjual agama untuk kepentingan politik,,mungkin ada yang begitu,, tapi yakinlah HARUS TETAP ADA yang berIslam secara kaaffah, mewarnai, bahkan mencelup ranah politik dengan cahaya islam,, kelak meski perjuangan itu panjang harus terus dirintis,, karena usia perjuangan ini bukan puluhan tahun, tapi usia generasi estafeta generasi.""__diambil dari facebook
Ya,! ini adalah beberapa patah kata dari guru matematika saya di ponpes Husnul Khotimah. Beliau juga pernah menjadi wali kelas saya di kelas 1 aliyah (baca:1 SMA).
Jujur, saya sangat setuju sekali dengan gagasan Islam kaffah ini. Baru-baru ini saya bertemu dengan seorang dosen, bu Minsarwati di saat mata kuliah Epidemiologi. Beliau menanyakan apa idealisme kami seorang mahasiswa. Seorang teman kami ada yang menjawab "hidup dengan cara Islam". Pendapatnya dibahas dengan panjang sampai saya bingung apa saya masuk kelas studi Islam atau epidemiologi, haha. Beliau menyampaikan bagaimana seharusnya kita masuk islam dengan seutuhnya dan mengikuti apa yang ada dalam Islam sampai bagaimana kami harus berpakaian sebagai muslimah ketika kuliah.
Saya teringat ayat alquran yang menyatakan " Tidak ada paksaan dalam beragama " Subhanallah saya berfikir betapa sangat tolerannya dan demokratisnya Allah kepada makhluk-Nya padahal Ia adalah yang paling agung di dunia ini dan kemudian ada lagi ayat alquran yang menggelitik lagi di hati saya. Ayat itu berisi " Wahai orang-orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan..."(Albaqoroh:208)
Berarti setelah kita masuk Islam masuklah dengan mantap dan secara keseluruhan (sanad Mujahid dan Qotadah, ra). Semoga kita bisa meniti ilmu islam dengan sedalam-dalamnya dengan ikhlas dan sabar, manfaatnya pun akan tercermin dari diri kita nantinya. Amin
No comments:
Post a Comment