Monday, October 14, 2013

Cerita-cerita dari ustadz Fahmi

Ini ustadz yang ngajar aku waktu kelas 1 MA di Husnul Khotimah. Ustadz ini banyak cerita sehingga lebih aplikatif buat kami.

Waktu itu lagi bahas bagaimana kita bisa mempertahankan aqidah kita saat banyaknya orang yang mencari celah agar kita jauh dari kehidupan yang islami.

Cerita #1

Ada seorang ibu-ibu yang berjualan di pasar didatangi seorang missionaris.

kenalan dulu, Missionaris: orang yang kepo-in umat islam terus berusaha menyesatkannya

Missionaris  : "Menurut ibu muliaan orang mati atau hidup?"

Ibu             : "Orang hidup."

Missionaris : "Kenapa?"

Ibu             : "Kalo orang hidup masih bisa bermanfaat bagi orang lain, kalo orang mati kan gak, terus orang hidup masih bisa banyak beramal"

Missionaris : "Oh, kalo begitu lebih muliaan nabi Isa yang dinaikkan ke atas langit, berarti masih hidup kaan? dibanding nabi Muhammad yang sudah meninggal?"

Ibu ini agak bingung menjawab.

Missionaris : "Ya kan bu? berarti lebih muliaan nabi Isa dibanding nabi Muhammad?"

Kemudian si ibu tenang dan menjawab.

Ibu             : "Oh kalo seperti itu saya lebih mulia daripada ibunda Maryam (ibu dari nabi Isa) saya kan masih hidup sedangkan ibunda Maryam sudah meninggal."

Missionaris : ?#%?!??

kicep deeh si missionaris.

Cerita #2

Ceritanya ada seorang misal namanya Ahmad lagi cukur rambut di tukang cukur. Lagi asik-asik dicukur, si tukang cukur berteriak-teriak.

Tukang Cukur : "Huh! heran deh mana ada Allah! kemanalah Allah! saya benar-benar gak percaya sama Allah!

Ahmad Kaget dan bertanya.

Ahmad            : "Kenapa?"

Tukang Cukur : "Kalo ada Allah tetapi kok masih ada aja orang miskin, orang yang kelaparan, orang yang susah-susah, dimana Allah?!

Ahmad membantah tapi dia diam saja. Karena nggak tahu harus menjawab apa. Akhirnya setelah selesai bercukur Ahmad pulang. Di jalan dia bertemu dengan orang yang berambut gondrong tak terurus. Akhirnya dia mempunyai ide. Ia membawa orang itudan menyuruhnya berkeliling di sekitar salon.
Ahmad berkata kepada tukang cukur.

Ahmad            : "Heran deh!saya bener-bener nggak percaya kalo ada tukang cukur!"

Tukang Cukur : " Lho?!"

Ahmad            : "Buktinya masih ada orang yang gondrong seperti itu! (sambil menunjuk orang yang berambut gondrong) mana ada tukan cukur?!"


Tukang Cukur : ?#%?!??

Berbagi cerita saja. bahwa kita harus berhati-hati apabila ada sesuatu yang membuat kita ragu dengan islam. Padahal seringkali mereka tidak menggunakan argumen yang kuat atau bisa dibilang sekenanya saja.

No comments:

Post a Comment