Nulis tulisan ini, jujur aja aku ngaca banget. Aku masih jauh dari kriteria orang yang paling cerdas#pengen banget. Orang kadang melihat bahwa orang yang cerdas itu adalah orang yang terbaik dalam akademik, pinter jawab, pinter nanya, pinter ngajarin, loh loh itu mah pinter namanya yak?. Ya, bener juga sih tetapi aku kagum nih dengan sebuah hadits (eh ceramah ya?) nabi Muhammad SAW yang bunyinya:
Ibnu Umar ra. berkata, “Aku datang menemui Nabi SAW. bersama sepuluh orang, lalu salah seorang dari kaum Anshar bertanya, ‘Siapakah orang yang paling cerdas dan paling mulia, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, “ Orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya. Mereka itulah orang-orang cerdas. Mereka pergi dengan membawa kemuliaan dunia dan kemuliaan akhirat ”.
(HR. Ibnu Majah).
Bentar-bentar lagi-lagi aku kagum nih. Kenapa emang? aku rasa hadits itu sama seperti quote orang hebat cuma kalo hadits adalah nama lain quote orang hebat khusus untuk nabi Muhammad. Menurutku itu kereen (y).
Ya intinya apa sih yang bisa diambil dari hadits ini?
1. Orang yang paling banyak mengingat mati itu adalah orang yang HIDUP#Mario Teguh. Makin dia inget mati, "bisa jadi waktuku nggak lama lagi", maka ia akan lebih bekerja dan berusaha semaksimal mungkin karena bisa jadi ini moment yang terakhir yang bisa dia kasih untuknya, bangsa, dan tanah air tercinta.
2. Rasulullah menyebut kata motivasi yaitu "mengingngat dan siap mati". Mati itu antara dua alam dunia dan akhirat jadi usaha kita tetap hidup tujuannya dunia dan akhirat.
Jadi, menurutku orang yang hebat itu baik di kelas, sahabat, teman seperjuangan, pejabat, penemu. mereka adalah orang yang cerdas karena cita-cita mereka yang tinggi sebelum mereka menemui batas mentoknya usaha mereka yaitu mati. Alangkah baiknya jika menjadi orang yang paling siap pula untuk menemui alam yang kekal tempat manusia dimintai pertanggung jawabannya.
Buat temen-temen yang nyempetin baca ini kalo punya sisi lain, komen yaa ^^
No comments:
Post a Comment