Pengarang : Dr. Thariq Muhammad as Suwaidan dan Faishal Umar Basyarahil
Membentuk
Pola Dasar Kepemimpinan
Definisi
dan prinsip dasar
Kenapa
terasa sulit menjalani hidup?
1# Tidak
jelasnya tujuan. Sebagai
muslim harus mengtahui identitas dirinya sebagai muslim.
2# Kita
menderita kelemahan yang luar biasa terhadap sesuatu yang wajib bagi kita yang
oleh karenanya kita diciptakan. Ciri-cirinya adalah kegersangan jiwa karena tindakan
konsumtif yang berlebihan yang sering dilakukan.
3#Sikap
menganggur. Diderita banyak
negara muslim dan akan berdampak pada psikologis dan perilaku sosial berbahaya
Arti Pemimpin
Dalam
Lisanul-‘Arab : Pemimpin adalah seorang yang berada di depan, seperti seorang
penggembala yang menuntun gembalaannya dari depan.
Arti
Kepemimpinan
Tidak ada
definisi yang disepakati, baik dari kalangan barat ataupun kaum Muslimin.
Burns
berkata, “Kepemimpinan (leadership) adalah fenomena-fenomena yang tampak jelas
di muka bumi, namun sangat sedikit disadari.”
3 Unsur
Kepemimpinan
1. Adanya tujuan
yang ingin dicapai
2. Adanya
sekelompok manusia
3. Adanya pemimpin
yang mempengaruhi dan mengendalikan
Urgensi
Kepemimpinan
1. Kepemimpinan
wajib sehingga hidup lebih teratur dan keadilan bisa ditegakkan.
2. Pentingnya
kepemimpinan terletak pada kemampuannya memanfaatkan serta mengelola potensi-potensi yang ada.
3. Mendorong yang
bersifat positif dan meminimalisir segala yang negatif.
4. Menguasai masalah sepenuhnya dan cara-cara
yang tepat untuk menyelesaikannya.
5. Mempelajari perubahan
yang terjadi di sekitar dan memanfaatkannya untuk organisasi.
6. Strategi yang
tepat untuk mengarahkan anggota ke arah tujuan yang akan dicapai.
7. Membimbing,
melatih, dan mengasuh setiap anggota.
8. Mengembalikan kesimbangan
dalam hidup.
Kendala dalam Kepemimpinan
1. Keterbelakangan.
Saat ini umat muslim tidak mampu memimpin bangsa-bangsa dunia padahal kita
mempunyai sistem/manhaj yang murni yaitu alquran dan assunnah.
2. Kinerja yang
efektif. Amru bin ‘Ash menjelaskan
kriteria efektivitas kerja orang Romawi, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah
SAW bersabda, Kiamat akan terjadi dan pada saat orang Romawi paling
banyak... kemudian dia menguraikan karakter-karakternya :
Mereka adalah orang paling sabar ketika terjadi fitnah ; Mereka adalah
orang yang paling cepat sadar setelah musibah ; Mereka adalah orang yang cepat
kembali setelah pelarian ; Mereka adalah orang yang paling baik terhadap orang
miskin, anak-anak yatim, dan kaum lemah ; Baik dan penuh pesona. Mereka orang
yang sangat tidak menyukai kedzaliman para penguasa.
3. Perasaan.
Merasakan bahwa kepemimpinan adalah tanggung jawab yang berat dan amanat.
4. Lemahnya
kaderisasi pemimpin.
Sosok
Kepribadian Pemimpin
1# Kekuatan
“Sesungguhnya
orang yang paling baik yang engkau ambil sebagai pekerja (pada kita) ialah orang
yang kuat lagi dapat dipercaya.” (al-Qashash:26)
Tanda-tanda
luluhnya kekuatan
1. Rutinitas yang
mematikan yang tergambar dari rendahnya tingkat produktivitas, tekanan dalam pekerjaan
yang menyebabkan kejenuhan dan ketidakgairahan, sehingga waktu dibiarkan tanpa
kendali.
2. Lemahnya
istighfar.
2# Amanah
Makna dari
kata ‘amanah’
1. Taklif (pembebanan tugas). Al-ahzab:72
2. Amanah
maknawi , tidak
hanya materi tetapi secara moril seperti penghargaan, apresiasi, dan gaji layak
terhadap pekerja. Al-Qashash : 27.
3. Nurani yang peka
4. Itqon (profesional). Rasulullah SAW
bersabda, Sesungguhnya Allah sangat senang pada pekerjaan salah seorang di
antara kalian jika dilakukan dengan profesional. (HR. Baihaqi)
5. Tidak aji
mumpung, mengambil
kesempatan dalam posisinya dan menghambat kemaslahatan.
6. Menempatkan
orang paling cocok dan pantas.
Kemimpinan
dapat dipelajari? Jawabannya adalah YA dan TIDAK. YA melalu proses metode,
cara, keterampilan dalam pelatihan pemimpin, TIDAK karena kepemimpinan adalah
proses dan bukanlah sesuatu yang siap saji yang diperoleh dari emosi yang
menempanya menjadi seorang pemimpin.
Unsur
Kepemimpinan dan Teori-teorinya
Unsur
Kepemimpinan :
1# Visi ke Depan
Ciri visi
yang baik memenuhi lima karakter berikut ini (future studies, Amerika) :
1. Menjelaskan
gambaran masa depan yang baik.
2. Membaca masa
depan. Sesuatu yang banyak hilang ada masa kini, orang masih panyak berpikir
pada apa yang ditanam hari ini agar bisa dipetik esok hari untuk dimakan
lusa. Menjadikan pemimpin lebih waspada dan menyiakan strategi pada apa
yang akan terjadi di masa depan.
3. Tujuan yang
jelas yang menggelorakan semangat
4. Produktivitas
dan Idealisme
5. Optimis dan
sabar
2# Pengikut
yang Setia
Apakah seseorang disebut pemimpin jika dia memiliki pengikut?
Jawabannya adalah sebagian para nabi tidak ada seorang pun pengikutnya.
Dilanjut dengan firman Allah : “ Sesungguhnya engkau tidak akan mampu
memberikan hidayah pada seseorang yang engkau cintai.” (Al-Qashash : 56)
3# Dorongan dan Motivasi
No comments:
Post a Comment