Saturday, April 26, 2014

Why So Shy? (yang pemalu, masuk gan)


Saya tulis untuk kawan yang sangat pemalu dan bukan buat yang biasa malu-maluin, ya. Sebelumnya ini adalah salah satu kepribadian saya dari kecil jadi mungkin perlu saya tulis (buat diri saya sendiri). Dan juga tentunya, hidup dan kesempatan yang terlewatkan karena rasa malu adalah sesuatu yang sangat disayangkan, so head up and courage to yourself from now! 

The First Lesson. Rasa malu itu wajar dan harus kita miliki. Kalau tidak, mungkin seorang manusia akan bertindak seenaknya dan membuat hidupnya dan orang lain bisa kacau. Contohnya, kadang kalau naik bis kota kita lihat  ada seorang pemuda yang seger badannya duduk dan nggak mau memberikan tempat kepada ibu hamil bawa anak yang berdiri.#nggaknyadarbodi

Tetapi kalau berlebihan malunya bisa jadiakan berdampak dalam kehidupan sehari-hari. Tau malunya berlebihan gimana, gan? Biasanya mereka yang sifat pemalunya berlebih akan cenderung merasa nggak nyaman dengan keramaian dan lingkungan baru. Pernah ngerasa kalau presentasi super gugup dan ngga bisa menatap mata audiens? atau juga cepat ngerasa minder dan nggak pede melihat orang yang mereka rasa "lebih" dari diri mereka.

Sumpah nyiksa banget punya sifat super malu.#curhat. Kadang mempunyai uneg-uneg bagus jadi nggak tersampaikan atau kedahuluan sama temen dan sering juga terjadi kesalahpahaman. Pernah kejadian, saya dikira suka sama seorang cowok karena saya pemalu dan terlihat nervous mungkin sehingga keesokan harinya dia memakai kaos "gue ngga akan suka dan cinta sama cewek kegeeran kaya lo" dan bilang ke saya untuk ngomong yang penting-penting saja. Godness. Allah Maha Tau hati saya.

***

Bagaimana cara menghilangkannya? Nah, ini intinya.

1. Kenali rasa malumu.

cr : tenda tumblr
   Ada banyak sebabnya, yaitu : terobsesi dengan dirinya -bukan seperti self centered yang pongah tetapi apa yang dia pikirkan hanya dirinya sendiri dengan kekurangannya secara terus menerus, merasa diri "miskin" citra -seperti menganggap apa yang ada di dirinya selalu jelek, condong kepada sisi negatif pada berbagai sitkon, kejadian masa lalu yang tidak mengenakkan sehingga dia nggak bisa berdiri buat dirinya sendiri, ketergantungan berlebih sehingga tanpa orang yang dia anggap kuat dia jadi pemalu, dan kelainan seks -maksudnya ini kata guruku seseorang yang menonton film blue cenderung pemalu dan LGBT (lesbian, gay, biseksual, Transgender.

2.Love Yourself!



   Abaikan lagu D'masiv "Rasa ini Membunuhku". Karena hanya diri kita yang bisa membunuh rasa super malu itu. Selanjutnya, setelah tau rasa malumu kita bisa mencari solusi terbaik.

     Untuk kawan yang terobsesi dan hanya fokus dengan diri dan kekurangannya . Fokuslah! pada sesuatu yang kita sukai. Ampuh loh insya Alloh. Misalnya jailin temen, mencak-mencak nggak jelas... ehehe salah salah. Ya, seperti sesuatu yang lebih bermanfaat (belajar, organisasi, olahraga, musik, dll) dan memberi sesuatu karena disitu terletak kebahagiaan yang bisa mengalihkan rasa malu tersebut. 

     Untuk kawan yang merasa dirinya "miskin" dan jelek. List! sisi positif dari dirimu, pasti ada! misalnya ada orang yang pandai berbicara atau mendengar atau menulis. Kalau saya lebih cenderung sebagai pendengar sehingga bisa merespon lebih baik. Percayalah pada list mu!. Oiya. list ini bisa berasal dari dirimu dan teman terdekatmu. Nantinya, kita akan merasa "kaya" dan bijak karena mencitai diri kita apa adanya.#jiplakkataorang

     Untuk kawan yang selalu melihat sisi negatif. Bertemanlah dengan orang yang positif dan suka bercanda. Kita akan tertular tanpa kita sadari.  Misalnya temenan sama yang biasa puitis dan nganbil quote tokoh kaya Bang Zafran di 5cm atau yang sholeh yang suka memberikan asupan tentang islam. Kalau temenan sama suka bercanda itu plus bangs karena bisa membuat kamu lupa dengan kelakuan gilanya.

    Untuk kawan yang ketergantungan, kamu bisa melihat orang dengan status di bawah kamu yang harus banting tulang untuk biaya hidupnya dan sudah mandiri di usia muda. Sehingga memotivasi dan membangkitkan keberanian diri kita.

    Untuk kawan yang sekiranya memiliki masa lalu yang kurang baik dan kelainan seks aku rasa perlunya ngobrol sama orang yang kamu percaya bisa memberikan solusi terbaik dan menjaga rahasiamu.

3. Nyaman dan dapat mengontrol kondisi


    Tahap ini dimasuki setelah kita melalui proses dari langkah sebelumnya dan nggak instan. Kadang ada perasaan orang memerhatikan kita dengan lebay. Sebenarnya nggak kok. Coba deh fokus sama gimana membunuhnya dan doa.

4. PEDE pas nggak OD

    Kita sukses kawan
 
5. Malu-maluin

    Ini terserah  mau diambil nggak. Sebaiknya nggak lah ya haha.

Untukmu yang pemalu, sebenarnya menjadi dirimu sendiri adalah yang paling utama. Cuma nggak salah dong kita meningkatkan skill kita yang sebenarnya nggak ngerubah diri kita menjadi orang lain. Ada konteks yang berbeda disini. Seperti keluar dari zona nyaman dan menghargai orang.

Hadits Rasulullah SAW mengenai rasa malu :

Dari Salim bin Abdullah, dari ayahnya, ia berkata, "Rasulullah SAW lewat di hadapan seorang Ansar yang sedang mencela saudaranya karena saudaranya pemalu. Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Biarkan dia! Sesungguhnya malu itu sebagian dari iman.'"  Hadits Shahih Bukhari ke-24

     

 Terima kasuh sudah mampir, kawan.  Yuk sama-sama sharing pengalamanmu di comment box.





No comments:

Post a Comment