cr : littlebennet
Selanjutnya, ada juga yang disebut turning-point atau
titik balik hidup. Seseorang menemukan hal yang membuatnya fokus dan terus mau
berusaha pada satu hal. Ceritanya banyak. Misalnya bapak Budi Lukmanto. Beliau
adalah salah satu mantan penderita hepatitis. Setelah sembuh, beliau mendirikan
yayasan Budi Lukmanto Foundation sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat
dan penderita hepatitis. Pak Budi keliling dari rumah ke rumah dan
mengadakan sosialisasi tentang penyakit hepatitis dan pengobatannya. Beliau menyadari
hal itu penting karena selain beliau pernah mengalami, ternyata 25 dari 125 juta
penderita hepatitis di dunia berada di Indonesia. Pak budi juga menjadi salah
satu kandidat Liputan 6 Award tahun ini, 2014. Nah, turning point ini sadar atau
tidak kita sadari menjadi bagian dari kehidupan kita.
Balik lagi ke passion, Apa passionmu? Sekarang bisa dibilang saya mulai mencintai menulis. Yah, walaupun tulisannya sangat biasa dan sering ngerasa mau ngubur diri kalau ngeliat tulisan jadul yang alay nggak ketulungan, yah walaupun sekarang...masih? Tetapi nge-flow
aja lah ya.
***
#Rumus dasar 'setiap orang adalah penulis' setiap momen sayang sekali jika tidak dibagikan kepada khayalak. Bisa saja momen tersebut menjadi sebuah hikmah dan pelajaran untuk orang yang membacanya
#Rumus sekunder 'kamu adalah penulis dengan gayamu' tetap skill perlu ditingkatkan cuma itu nomor kesekianlah. Nggak jadi masalah
#Rumus tersier 'kemauan' eureka! kamu adalah seorang penulis jadi-jadian. Pokoknya nulis bukan cuma buat orang yang punya bakat tapi punya potensi.
Punya tangan? Bisa Baca? Mencuil ilmu dari sana-sini? Bisa mikir, kan? Kalau kamu mempunyai salah satu dari potensi-potensi yang saya tanya di atas, kamu sangat mungkin untuk menulis.
Dan...inilah tips menulis.
1# Baca doa sesuai agama masing-masing.
Bismillahirrohmanirrohim.
2# Cari posisi yang nyaman dan tempat yang mebuat tubuh lebih rileks. Misalnya jalan ke kafe terdekat sambil menyeruput minuman kesukaan
sekalian dapat wi-fi gratis, atau ngedengerin musik, atau cari snack yang
banyak biar nggak bosen.
3# Nulis dengan bebas, apa yang ada di
otak kamu (ide keren, pengalaman, fakta, curhat dikit), Rangkailah!
4# Nggak usah sambil diedit. Editlah
setelah selesai atau beberapa jam kemudian agar otak menjadi lebih jernih.
Kalau saya biasanya nulis dan langsung di pos karena malas. -_-
5# Kalau nggak percaya diri, ya pd aja.
Nggak ada tulisan yang perfect. Pembaca mempunyai rasa yang berbeda-beda. Ada
yang suka diseriusin, ada yang nggak. Ada yang mau baca yang penting-penting
aja, ada yang suka didongengin. So, be yourself aja.
6# Tanda baca dan diksi kata. mungkin termasuk ke
ngedit tetapi ini penting juga untuk tulisan formal dan menyelaraskan tulisan. Kalau nggak merhatiin ini bisa jadi tulisan kita ngga nyambung.
7# Konsisten. Misalnya setiap
hari/minggu/bulan. Ini untuk membandingkan gaya tulisan kamu dan akan terjadi
peningkatan. Tetapi selama kamu bosen atau nggak suka, tinggalkan. Terus mulai
lagi. Kalau kamu masih cinta ya terus aja. Tarik-ulur begini yak?
8# Cintailah tulisan kamu. Dilihat,
diraba, diterawang sekalian kali ya. Sejatinya, tulisan yang kamu tulis untuk diri kamu sendiri dan ada harapan bermanfaat bagi orang lain.
"5 Hal yang berjalan beriringan: Zikir, Baca, Nulis, Bicara, dan Kerja."
Terima kasih sudah membaca, kawan. Semoga sukses selalu. Salam pena!
No comments:
Post a Comment